Ibu Melahirkan di Rumah Sendiri,Bahaya Tidak??

Ibu Melahirkan di Rumah Sendiri – Proses melahirkan secara normal di rumah atau yang sering disebut home birth kini mulai menjadi tren di masyarakat. Suasana rumah yang nyaman, tenang, rileks dan dikelilingi oleh keluarga turut memotivasi para ibu melahirkan di rumah sendiri.

Melahirkan di rumah sendiri juga membuat kedekatan antara ibu dan anak-anak yang lain masih bisa terjalin erat karena tidak dipisahkan dan tak perlu meninggalkan rumah.

advertisement

Namun, proses persalinan di rumah tentu memiliki risiko meskipun didampingi oleh bidan maupun dokter.

Oleh sebab itu, ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi agar ibu bisa melahirkan bayi di rumah dengan lancar dan selamat.

Syarat yang Harus Dipenuhi Agar Ibu Bisa Melahirkan di Rumah Sendiri

Ibu Melahirkan di Rumah Sendiri,Bahaya Tidak??

  1. Ibu hamil harus berada dalam kondisi kesehatan yang baik.

Agar diperkenankan melakukan persalinan di rumah, maka harus dipastikan bahwa ibu hamil berada dalam keadaan sehat dan tidak memiliki risiko medis.

Apabila ibu hamil pernah mengalami riwayat kelainan kehamilan atau memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi maupun kondisi medis lainnya, maka lebih baik melahirkan di rumah sakit yang lebih aman dan memiliki perlengkapan medis lengkap. Baca Makanan Seafood untuk Ibu Hamil

advertisement
  1. Memilih dokter yang mendukung keputusan persalinan di rumah.

Keputusan ibu melahirkan di rumah sendiri bisa dilakukan apabila keinginan tersebut juga mendapat dukungan dari dokter kandungan maupun bidan langganan Anda.

Dokter maupun bidan yang mengerti keadaan pasien bisa memberikan penilaian atau sudut pandang yang lain mengenai alasan dan keuntungan maupun kerugian melahirkan di rumah.

  1. Didampingi oleh praktisi kesehatan yang profesional dan bersertifikat.

Ketika ibu melahirkan di rumah sendiri, selain keluarga seharusnya didampingi juga oleh bidan yang bersertifikasi. Meski didampingi oleh bidan bersertifikasi, akan lebih baik lagi apabila bidan tersebut juga menjalin kerjasama dokter kandungan dan rumah sakit terdekat.

Sehingga bidan masih bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan bayi. Baca Makanan yang Harus Dihindari Selama Kehamilan

  1. Menyiapkan sarana yang lengkap.

Agar bisa melakukan persalinan di rumah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter perlengkapan apa saja yang diperlukan.

Demikian juga dengan bidan yang mendampingi proses persalinan harus membawa peralatan medis untuk kondisi darurat seperti infus, oksigen dan obat-obatan.

  1. Meminta bantuan kepada sanak keluarga.

Selain dukungan dari dokter maupun bidan, sebaiknya anggota keluarga juga ikut menemani ibu hamil di rumah mulai dari masa persiapan hingga selesai persalinan.

  1. Mempersiapkan rencana kedua.

Keputusan ibu melahirkan di rumah sendiri juga harus disertai dengan rencana cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi kesulitan dalam persalinan.Baca Harga Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Sediakan pula sarana transportasi yang siap mengantar ke rumah sakit maupun klinik bersalin yang buka 24 jam.

Pilih rumah sakit terdekat yang berjarak tak lebih dari 15 menit karena semakin cepat penanganan darurat maka akan lebih baik.

Advertisement
Ibu Melahirkan di Rumah Sendiri,Bahaya Tidak?? | admin | 4.5